10/09/12

hati Bapa

it's been a month since my bla bla bla story. lol. mumpung bisa pulang pagi nulis ahh..
kali ini saya mau share tentang hati Bapa.
saya teringat dengan sebuah cuplikan klip yang mengisahkan seorang bapa yang sangat mengasihi anaknya. sayang saya tidak bisa menemukan videonya :(
kurang lebih demikian kisah dalam klip tersebut.

ada sebuah keluarga, yang terdiri dari ayah dan ibu yang memiliki satu orang anak perempuan. Ayah ini sangat mengasihi anaknya. Semenjak bayi, ayahnya selalu memperhatikannya, pertumbuhan dan hari depan anaknya sungguh dinantinya dengan penuh semangat. Ayahnya menggendong anak itu sepulang kerja, bermain bersama dan tertawa bersama. Singkat cerita, anak itu tumbuh dewasa menjadi seorang gadis remaja yang cantik. Seperti remaja kebanyakan, gadis cantik itupun mulai 'mengenal' dengan cipataan Tuhan yang namanya 'laki-laki. Gadis itu berpacaran dengan laki-laki teman sekolahnya. Semakin hari mereka semakin akrab, hingga suatu hari sang jahatpun menyapa, gadis itu hamil. Kalian pasti tau apa respon ayahnya, ya benar. Ayahnya marah besar. dengan penuh kegeraman dan emosinya yang memuncak, ayahnya kalut, dan ditamparlah anaknya itu dengan keras "PLAKK!". semua menangis, termasuk sang ibu. tapii.. tapi.. hanya dalam waktu beberapa detik kemudian, ayah itu MEMELUK anaknya! aku sayang padamu, begitu ucap ayahnya ketika memeluk anak semata wayangnya. terjadilah tangisan haru, emosi bercampur aduk. Ayahnya marah, tapi kasihnya pada anaknya lebih besar dari kemarahannya. Anak yang dari kecil disayang dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang dan perhatian, hamil.



itulah hati bapa. Hati Bapa. demikianlah Bapa kita yang di Sorga, sangat mengasihi kita. tidak penting seberapa kelamnya masa lalu kita, seberapa besar kesalahan yang dengan sadar kita buat sehingga melukai hatiNya, Dia tetap mengasihi kita.KasihNya bukan hanya teori, tapi benar2 dibuktikan dengan pengorbananNya di kayu salib untuk menyelamatkan kita. Bapa kita Bapa yang memiliki kasih sayang yang luar biasa. Tidak hanya itu, Dia juga merasakan apa yang kita rasakan, Dia mengalami apa yang kita alami.
Ibrani 4:15
Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
Hati Bapa begitu lembut dan tegas. Dia memperhatikan kita. Sangat memperhatikan, bahkan mengenal diri kita daripada diri kita sendiri! Hebatnya lagi, dia tahu jumlah rambut kepala kita!

Matius 10:30
Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.
Allahku Allah yang hebat! Allahku Allah yang memperhatikanku! semua aspek hidupku nggak luput dari perhatianNya. Semua detail kehidupan kita diperhatikanNya (Termasuk ketika kita melakukan dosa, Dia memperhatikan kita, tapi Dia menangis, karena Dia sedih melihat anakNya jatuh dalam dosa), bahkan yang kita/dunia anggap remeh temeh, Dia perhatikan! when no one around, He's here. Ketika, tidak ada yang peduli dengan kita, ketika kita merasa kesepian (galau bahasa gaulnya), ketika orang2 sekitar menganggap remeh, Dialah satu2nya Pribadi yang selalu stick with us. tapi sebenarnya, ketika, kita 'merasa' sendiri, sebenarnya kita tidak pernah benar2 sendiri, karena Allah Bapa selalu ada untuk kita :)) How Great is our God! Bapa kita di Sorga adalah Bapa yang penuh perhatian, jadi percayalah, semua akan baik-baik saja :D
Seperti dalam kisah cuplikan klip tersebut, yang tetap bertanggung jawab sebagai ayah anak perempuan itu, demikianlah Bapa di Sorga. Dia Allah yang bertanggung jawab. Bertanggung jawab atas semua aspek hidup kita. Apa yang kita butuhkan akan diberikanNya. Selama ada Dia (dan selamanya akan ada Dia), semua akan baik2 saja.  Everything is gonna be just fine! Just count on Him!

Lukas 11:9 
Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
berkaca dari kisah dalam klip tadi, saya luar biasa bersyukur memiliki ayah yang begitu mengasihi saya, begitu bertanggung jawab, sering mengalah untuk anaknya, dan mau berkorban. Dan yang membuat saya makin bersyukur adalah Dia pasti mengasihi saya lebih lagi, wong bapak saya aja begitu hebat, apalagi Bapa di Sorga! 
tidakkah kita rindu memiliki 'hati Bapa'? hati yang begitu mengasihi, penuh kasih sayang, penuh perhatian dan bertanggung jawab. Tuhan memberkati :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar