20/08/12

bla bla bla

lama ndak nulis, kangen nulis..
whuaa, banyak sekali yang terjadi, bingung mau nulis yang mana. Aku pingin sedikit berbagi tentang pengalaman dua,..eh tiga orang temanku yang sudah menikah dan punya anak.. geez!
liburan ini banyak sekali pertemuan dengan teman2 waktu SD dan SMA, ikut memeriahkan acara buka bersama (padahal gak puasa, sok2an ikut buka :p)

di hari yang sama, tempat berbeda aku bertemu dua teman SD ku yang already get married! Yang satu anaknya udah lahir, dan yang satu umur kandungannya udah 9 bulan. nah, kalo temen saya yang SMA, barusan melahirkan lewat operasi caesar, karena bayinya gede banget dan kelilit usus.
hwuaa, geli? terheran-heran? *hm, apa ya kata yang tepat untuk mendeskripsikan ke'hwuaa'an saya* yaa, wow aja, liat dan mendengar cerita tiga teman ku yang sudah menjadi ibu dan calon ibu di usia mereka yang terbilang masih sangat muda, bahkan lebih muda dari saya. then I look up at myself, 'hwuaaduhh..saya aja masih haha-hihi begini, mereka sudah memasuki level kehidupan yang lebih menantang, memiliki keluarga, menjadi istri, dan seorang ibu. Cerita ketiganya berbeda-beda, tapi ketiganya punya kesamaan, yaitu 'peran' mereka, yang dulunya hanya sebagai anak, kini bertambah, menjadi ibu dan juga istri. *whoops*.


jujur, waktu melihat mereka, saya geli sendiri..hwuahaha..cerita mereka tentang sakitnya melahirkan, trus mereka yang harus menyusui (*yak, saya melihat tepat di depan mata saya*), harus mengganti popok si bayi, menggendong supaya si bayi tidak menangis, harus bangun malam2 untuk menyusui atau sekedar menggendong, belum lagi harus ngurusi sang suami.. ada herannya tapi ada rasa sedikit kagum sama mereka, ya siap nggak siap, mereka harus siap dengan keputusan yang mereka ambil.

trus tiba2 wondering dan flash back. dulu aja masih sering main, ngerjain pr, main, sekarang mereka sudah menimang bayi. waktu berjalan begitu cepat dan fase kehidupan yang selanjutnya sudah menunggu di hadapan kita. life must go on. face it. 

Don't ever feel like you have to rush things. Anything worth having is worth waiting for.
Pengkhotbah 3:1
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya

4 komentar:

  1. sama cyn...sahabtku melahirkan tanggal 11 agustus kemaren dan ngedengerin ceritanya dia pas melahirkan, trus ngelihat waktu dia menyusui, huaaaa,,,,,terpikir gini, giliranku kapan ya. tapi pas aku dan sahabatku yang lain, dia yang dah punya anak tadi sms aku, nanyain aku lagi ngpain, dan aku mikir, iya...ya....ntar kalo aku punya anak aku bakal susah jalan2 kayak sekarang. jadi, aku mau menikmati tiap musim yang aku alamin, gak sekedar menanti musim berganti, tapi bner2 MENIKMATI, hohohohohoho

    BalasHapus
  2. great! iya, harus bener2 dinikmati :))

    BalasHapus
  3. Yap, menikmati musim single-life ini, bukan meminta (baca : mendesak, merengek sambil nangis gulung2 *lebay*) segera diganti aja musimnya :D

    BalasHapus