13/07/12

cat and dog theology

mungkin sudah ada beberapa orang yang tau ttg cat and dog theology, namun ada beberapa juga yang belum tau. kali ini saya mau sedikit share mengenai cat and dog theology. dua hewan ini merupakan hewan yang paling sering dipelihara oleh orang, kucing karena banyak orang bilang lucu dan ingin memanjakannya sedangkan anjing karena dia setia.
teologi ini berawal dari Bob Sjogren, (pengarang buku Cat and Dog theology) dengan pengalamannya dengan hewan piaraannya.

mulai dari sifat kedua binatang ini. ambil sebuah contoh dalam kehidupan sehari-hari ketika sang tuan pulang, maka si anjing akan menyambutnya. Sedangkan ketika sang tuan pulang si kucing bersikap biasa2 saja. 

Perbedaan dalam menyikapi perilaku tuannya pada anjing dan kucing dianalogikan seperti ini;

 
Kucing berkata,”Kau mengelusku, Kau memberiku makan, Kau memberiku tempat tinggal, Kau mengasihiku, aku pasti allah.” 
Anjing berkata, ”Kau mengelusku, Kau memberiku makan, Kau memberiku tempat tinggal, Kau mengasihiku, Kau pasti Allah.”
 dalam kehidupan sehari-hari dikenal istilah cat person dan dog person. dua jenis orang ini (dalam kehidupan rohani) sulit dibedakan, karena keduanya sama2; mengundang Kristus masuk dalam hidup, pergi ke gereja, bersaat teduh, berdoa, mencari Allah, terlihat dan bertindak seperti orang Kristen. Lantas apa yang membedakannya? Perbedaannya terletak pada SIKAP HATI. Kalau kata pepatah "Dalamnya lautan bisa diselami, dalamnya hati siapa yang tahu". 
ilustrasi mengenai surga dan neraka pun demikan, kucing menghindari neraka dengan berjalan mundur, sedangkan anjing melihat kemuliaan Allah (sorga). ingat, bahwa ada perbedaan antara diselamatkan dari sesuatu dan untuk sesuatu. Kucing hanya berhenti dari sesuatu, asalkan terhindar dari penderitaan dia sudah merasa lega, menemukan Allah hanyalah sebuah kelegaan baginya. Sedangkan anjing bersukacita karena menemukan tuannya (Allah) dan dia selalu terarah pada tuannya.

Perbedaan lain terletak pada anggapan mereka terhadap tuan. Kucing menganggap tuan (Tuhan) adalah pelayan karena baginya 'aku pasti allah'. Sedangkan Anjing taat pada Tuhan, karena Tuhan adalah tuannya, karena baginya 'Kau pasti Allah'.
ANJING : Manusia menaati Allah
KUCING : Allah menaati manusia 
dalam hal saat teduh pun demikan, Anjing melakukannya untuk memuliakan Allah di tempat maha tinggi. Dalam hidupnya inilah yang selalu ditanyakannya untuk menjadi bahan pertimbangan 'Apakah Allah dimuliakan?'. Sedangkan kucing, (sama2 melakukan saat teduh) ya, aku ingin memuliakanMU, Allah, tapi penuhkan dulu keinginanku. Pertanyaan yang selalu dilontarkannya adalah 'Apakah yang AKU dapatkan?' AKU AKU AKU dan AKU, itu yang ada dipikiran kucing.

nah, munculah masalah dari cat and dog theology ini;
1. theology yang tidak lengkap
Kucing hanya berhenti di 'kita diselematkan dari neraka'. tidak salah, tapi tidak lengkap. Anjing meneruskannya kita diselematkan dari neraka untuk menyembah Allah.
Kucing berdoa, terima kasih Tuhan, telah mati bagiku. tidak salah, tapi tidak lengkap. Anjing meneruskannya terima kasih Tuhan, telah mati bagiku supaya kami dapat menghormati Allah.
Kucing terus menerus menampung berkat, tapi anjing menampung untuk menjadi saluran berkat.
2. Dalam Prioritas
Anjing dan kucing sama2 hidup untuk Allah tetapi berbeda dalam prioritasnya. Dalam hal berkat dan kemuliaan berlaku seperti ini
Bagi kucing Berkat > Kemuliaan
Bagi anjing berkat < kemuliaan 
dalam hal menyembahpun demikian, Anjing menyembah Karena siapa Tuhan, apa yang Dia berikan. sedangkan kucing menyembah demikian, apa yang Dia berikan (kalau sudah diberi) baru menyembah siapa Tuhan. Anjing merindukan Kemuliaan Allah dinyatakan, tapi kucing merindukan berkat. tidak salah, tetapi tidak lengkap.
see the pattern here? fokus si kucing adalah SAYA sedangkan fokus si anjing adalah ALLAH
jika demikian, mengapa ada theology kucing? supaya kita bisa evaluasi diri, tau penyebabnya dan menghentikannya. bukan untuk menghakimi, tapi supaya masing2 kita bisa mengintrospeksi diri kita.

saya paling senang ketika mendengar hal ini, 'anjing melihat ciptaan Allah sebagai kaca patri' (tau kaca patri kan? itu lo kaca yang membentuk sebuah shape tertentu kayak di gereja2 luar negeri) setiap kepingnya-Tesera (hal2 kecil) adalah kemuliaan Allah. Bagi anjing semuanya tentang Kau. You, it's all about You! Semua yang dilihat anjing menggambarkan kemuliaan Allah. Langit, matahari, ikan di laut, corak warna-warni bunga, rasa buah yang berbagai macam, pernahkah kita memikirkan/memandangnya, dan berkata, 'wow, mulia dan berkuasanya Allah!'

berjalan lebih jauh lagi, iblis tidak mengingini sikap dan sifat anjing tersebut. Iblis tidak ingin manusia melihat Kemuliaan Allah. dengan berbagai trick nya yang terkenal licik, iblis masuk dengan perlahan di tempat yang aman. Apa yang dia lakukan? mengubah fokus kita (muncullah teologi kucing).
sasaran hidup kucing adalah hidup yang aman, nyaman, tidak mau penderitaan. sehingga ketika penderitaan datang, kucing tidak bisa melihat kemuliaan Allah. Baginya hidup dalam kenyamanan itulah berkat dan dengan demikian Allah dimuliakan. 
Bagi Kucing, "Aku lah yang terpenting, Kemuliaan Allah Kurang penting"

Padahal melalui penderitaan, masalah (proses) Allah bisa membentuk kita,  
bukankah Roma 8:28 berkata "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.", 
bukankah Wahyu 3:19 berkata "Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!" 
bukankah Ibrani 12:5-6 berkata "Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak." 
dan..
bukankah Amsal 3:12 berkata "Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi."
bagaimana dengan Anjing??

bagi anjing -> Kolose 1:16 "karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia."
bagi anjing, inilah yang ditanyakannya 'apa yang Allah peroleh?'
ROMA 11:36 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"
ketika saya mendengar hal itu, jujur banyak hal yang menohok bahkan menampar saya. apalagi doa2 yang sering berbicara tentang 'saya'. dan saya jarang sekali menanyakan 'apa yang Allah peroleh'. Tapi lewat apa yang saya dengarkan kemarin, tidak saya lihat sebagai suatu hal yang menghakimi, tapi sebagai hal untuk evaluasi diri, supaya saya tau dan bisa stop di hal2 yang tidak memuliakanNYA dan mulai belajar untuk menanyakan 'apa yang Allah peroleh?' sounds like WWJD dan teman2 di post saya sebelumnya.

so, what kind of person are you? dog or cat? :)

2 komentar:

  1. Keren emang cat&dog ni, aku dah pernah ikut seminarnya, baca bukunya berkali-kali dan masih merasa kalo aku ni seringnya kucing banget, hiks....

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus