03/06/12

kasih Agape

dua bulan ke depan tema kecil gereja tempat saya bergereja yaitu Buah Roh, dan hari ini belajar mengenai Kasih (Agape). 

Seperti yang tertera dalam Galatia 5:22-23 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
satu kebenaran yang saya dapat dari kebenaran2 lain pada hari ini, yaitu bahwa buah roh bukan ada sembilan buah (buah, bukan buah-buah Roh) tetapi satu buah memiliki sembilan cita rasa -> kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. dan hari ini mari belajar (dan jangan lupa diterapkan) bersama mengenai Kasih Agape.

Kasih merupakan basic/fondasi awal dari semua 'cita rasa' yang lain., bahkan pengendalian diri akan sia-sia ketika tidak memiliki kasih. (Dalam Korintus 13:3 versi the Msg tegas dan jelas sekali ditulis "I'm bankrupt without LOVE") di atas semua Kasih'lah yang terpenting. 


Lalu apa Kasih Agape itu? Kasih Agape adalah Kasih yang ILAHI, kasih yang MENGORBANKAN DIRI, kasih yang AKTIF dan Kasih yang BERKEMAUAN(volitional), kasih agape digunakan secara luas dalam perjanjian baru untuk menyatakan kasih Allah pada manusia. Intinya Kasih Agape adalah kasih yang berkorban.

yok, belajar ttg Kasih Agape..^^

1. Kasih Agape tidak bergantung pada keadaan obyek kasih itu.
Sama seperti cara Allah mengasihi kita, demikianlah seharusnya cara kita mengasihi sesama. apapun respon dari orang tersebut kita harus tetap mengasihinya (karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Allah mengasihi kita bukan karena kita 'layak' untuk dikasihi tapi karena Dia menerima kita apa adanya -> inilah kasih yang sejati. bahkan Dia rela mati di kayu salib untuk saya dan teman2 -> inilah kasih Agape, kasih yang berkorban.
Nah, pertanyaannya bagaimana dengan kita (saya dan saudara)? terkadang ketika manusia mengasihi, kasihnya bersifat 'tergantung' dan naik turun, tergantung faktor2 tertentu dan tidak jarang hal tersebut membuat kecewa :(  apapun respon obyeknya, maukah kita tetap mengasihi??
2. Kasih Agape adalah kasih yang bukan semata-mata emosi atau perasaan saja.
Kasih Agape itu kasih yang diprekatekkan dengan rencana dan komitmen -> (memunculkan covenant). Kasih Agape ini diterapkan untuk memberikan keuntungan pada orang yang dikasihi, bukannya malah mencari keuntungan dari orang tersebut. Dalam hubungan pertemanan atau pacaran contohnya, bukan 'apa yang bisa aku dapatkan?' melainkan 'apa yang bisa aku berikan?'
3. Kasih Agape berani mengambil resiko untuk orang yang dikasihi.
berkorban. itu contoh konkritnya. sudahkah kita berkorban untuk orang2 yang kita kasihi? Berkorban banyak caranya, mendengarkan keluh kesah teman, hal itu sudah merupakan pengorbanan (karena kita 'mengorbankan' waktu kita untuk teman tersebut). Berkorban bisa dilakukan dengan hal-hal sepele, jika kita cukup jeli, sebenarnya banyak hal yang bisa kita lakukan untuk orang lain.
Kasih Agape juga bicara soal mengampuni. sudahkah kita mengampuni orang2 yang bersalah pada kita??. 
Tuhan yang Kudus dan yang adalah Kasih pun mengampuni manusia (saya dan saudara) yang berdosa. Masa' kita ciptaanNya mau 'angel-angelan' (baca: mengeraskan hati) dalam mengampuni.

Matius 18:21:22 Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?”
Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Matius 6:14 “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorgaakan mengampuni kamu juga.”

Firman Tuhan dalam 1 Yohanes 2:9-11 Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang. Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan. Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.

1 Yohanes 3:15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.
untuk berbuah, memang butuh proses dan proses itu tidak mudah. berat memang untuk tersenyum dalam proses, yaa..itulah proses. kekuatan, itulah yang kita butuhkan. Semangat berakar, bertumbuh, dan berbuah. Tuhan Yesus memberkatimu!!!
Kolose 1:10-11 "sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar,"

2 komentar:

  1. Mengasihi emang bukan perkara gampang ya, ada pengorbanan pastinya, korban hati, korban perasaan, waktu, duit, hehehehehe. Apalagi mengasihi orang2 yang sulit dikasihi,haisss....^^

    Waaaa......tampilan baru nih blognya d^^b
    I love it

    BalasHapus
  2. betul sekali kak, susah, tapi harus. Karena demikianlah perintah Bapa..

    thnkyuuuu kak ^^

    BalasHapus