26/10/11

childhood

merindukan masa kecilku ketika melihat tawa dua anak polos ini, kakak-beradik, namanya Nada dan Varo...dan mereka keponakanku :D
paling senang melihat kepolosan anak2..
aku juga pernah mengalaminya..masa2 ketika aku suka merengek, manja, menangis tanpa sebab, tertawa tanpa alasan, bergerak sesukaku...semua ekspresi begitu bebas untuk dilepaskan, tanpa harus peduli apakah ekspresi itu menyakitkan orang lain atau sebaliknya..
benar2 rindu, kadang terharu ketika mengingatnya dan tersenyum ketika melihat hidupku yang sekarang,.aku sudah 20 tahun ^^v
besyukur aku boleh melewati ini semua, sebuah metamorfosis hidupku, yang hanya dimiliki olehku, semua yang terkandung di dalamnya, semua unik dan aku bahagia karenanya, kejadianku dahsyattt!!!
dan aku mau tetap bebas berekspresi, tentunya dengan memperhatikan sekitar :p

23/10/11

simple words: thank you - sorry - please

3 little simple words..
1. thank you
2. sorry
3. please
but why, I found it hard to be said by other people???

orang2 cenderung enggan bilang kata2 itu, ketika habis ditolong , mau meminta pertolongan, dan paling susah itu bilang sorry! banyak yang gengsi bilang sorry kalo dia salah!! zzZZ

aku sendiri paling sebel kalo ada orang (yang secara implisit) aku tau dia minta tolong, tapi main suruh aja, tanpa bilang "tolong/please" hrggghh... lebih lagi nggak bilang terima kasih, ataupun sorry udah ngrepotin...(coba kalo ada orang yang seenaknya minta tolong k kamu, sebodo teuing tanpa embel2 tolong) *sorry to say, orang2 spt itu nggak punya manner :p* well, manner itu abstrak, tapi penting! dan dengan tiga kata itu kita meninggalkan kesan pada orang2 tertentu. bukannya gila untuk dihargai ataupun disanjung-sanjung karena udah nolong, tapi ya mbok sedikit saja, menghargai :p kalo anak2 aja bisa bilang makasih/tolong/maaf, kenapa yang udah gede2 pada susah ya.. gengsi, huh? atau mulutnya nggak biasa ngomong 3 kata tadi?? -___-" capekdeh! kayaknya kok mahal gitu ya, mau ngomong..tenang, cuy..harga dirimu nggak akan turun dengan say thank you, please, bahkan sorry..justru orang2 akan lebih respect ke kamu..! see?!  tunjukkan respect = say thankyou, sorry, please)

okay, enough...

19/10/11

creating patience

wah..ini pas banget..hmmm repost dari sini

Amsal 16:32
Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.



Kualitas kesabaran kita diuji sepanjang waktu. Tanpa kesabaran atau dengan kesabaran yang terbatas, kita mudah frustasi. Mengapa? Banyak hal tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Dengan semakin bersabar, kita bisa menerima apa adanya hal-hal yang tidak bisa diubahkan. Seorang penulis pernah membagikan pengalamannya. Ia terbiasa dengan ketenangan saat harus menulis. Tapi suatu kali saat berusaha berkonsentrasi, ia malah mendapatkan orang-orang yang mengganggunya dengan pertanyaan ini dan itu, yang dengan cepat membuyarkan pikirannya pada pokok yang akan ditulisnya.

Seorang penulis yag lain pernah diuji kesabarannya saat mendapati bengkel tempat ia memperbaiki mobilnya tidak dapat menyelesaikan perbaikannya dengan on time. Daripada marah dan mengomel, ia meresponinya dengan sabar. Ia duduk-duduk dan mulai beristirahat santai - sesuatu yang jarang dapat dilakukannya - sambil menunggu mobilnya selesai.

Hidup menyediakan banyak kesempatan praktik kesabaran tanpa perlu disengaja dibuat. Tapi seseorang pernah menawarkan cara memperbesar kesabaran dengan sengaja, dengan menjadwalkan waktu-waktu khusus ‘latihan kesabaran', dengan tujuan akhir menjadi sabar di kebanyakan waktu. Misalnya, "Hari ini saya tidak akan membiarkan diri terganggu dengan apapun. Saya akan sabar." Menyadari bahwa kesabaran adalah sifat istimewa bagi Tuhan ,akan menolong kita untuk membulatkan tekad melatihnya. Selain itu kesabaran terbukti sebagai salah satu faktor penentu kesuksesan atau malah salah satu bentuk kesuksesan itu sendiri.

Cara memperbesar kesabaran Anda adalah dengan melatih diri Anda hari demi hari.

all things surround

hari-hari ini bagitu banyak hal yang terjadi, begitu banyak hal yang membuatku jengah dengan semua yang terjadi, aku sungguh berusaha untuk bertahan dengan semua proses yang terjadi, karena ya, Dia memang sedang memproses aku..dan hal itu sangat nggak mudah..

diproses itu bener2 sakit..ingin berontak, tapi harus bertahan, begitu banyak hal bercokol di hati yang menuntut diriku untuk lebih sabar..

ketika karakter kita serius mau dibentuk, Dia ijinkan hal-hal baru yang menjengkelkan terjadi dengan kita, bahkan orang2 terdekat kita dipakai Dia untuk membentuk kita...

04/10/11

repost : Panik? sudah bertanya pada Tuhan

1 Samuel 30:8

Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: "Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?" Dan Ia berfirman kepadanya: "Kejarlah, sebab sesungguhnya, engkau akan dapat menyusul mereka dan melepaskan para tawanan."
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 90; Lukas 11; 2 Raja-raja 22-23
Dalam 1 Samuel 30, dikisahkan bahwa orang Amalek menyerbu Tanah Negeb dan Ziklag, dan perempuan-perempuan serta semua orang dikota itu ditawan oleh orang Amalek, termasuk anak dan istri Daud.

Ketika Daud dan pasukannya sampai di kota itu dan tahu bahwa anak dan istri mereka telah ditawan Amalek, mereka sangat sedih dan marah. Bahkan dalam kemarahan mereka, rakyat Israel hendak melempari Daud dengan batu. Namun dalam keadaan terjepit seperti ini, Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan. (nah, seringkali kita dalam susana seperti ini, lagi dalam masalah, misalnya sedang dikecewakan orang, secara tidak langsung direndahkan orang lain atau apalah, nah..pertanyaannya: bagaimana dengan kepercayaan kita pada TUHAN?? kita semakin kuat ketika ada masalah atau malah protes sama Tuhan, nyalah2in Tuhan sama keadaan yang sedang terjadi?? hmm.. sama seperti Daud, di tengah2 masalah, dia justru makin kuat untuk percaya sama Tuhan)

Daud kemudian berdoa, “Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?" Sebelum bertindak, Daud bertanya apakah yang ia lakukan adalah rencana Tuhan. Dia menunggu jawaban Tuhan, baru kemudian bertindak. (ini yang lumayan sulit untuk dilakuin.. kita cenderung ngeyel sama Tuhan, kita cenderung bertindak sesuai keingina kita,,, sebagai anak2NYA, sudah sepantasnya kita selalu nanya sama Babe tercinta..tanya sama Tuhan apa yang harus kita lakuin atas masalah yang sedang terjadi sama kita..jujur all out sama Tuhan atas semua yang terjadi sama kita, biar Dia kasih petunjuk apa yang harus kita lakuin, bagaimana kita harus menyikapi masalah yang sedang terjadi.. itu semua proses pendewasaan, adanya masalah bukan menjadikan kita merengek seperti anak kecil, namun justru harus semakin dewasa baik dalam merasa, berpikir, dan bertindak.. Doa biar ngeyelnya bisa dikurangi bahkan hilang :)

Daud tidak bertindak gegabah dalam usahanya untuk menyelamatkan mereka yang tertawan dan menenangkan rakyat yang bersama dia. Yang pertama kali ia lakukan adalah menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan, dan meminta petunjuk dari Tuhan tentang apa yang harus ia lakukan. (dua point penting di sini; "menguatkan kepercayaan pada Tuhan & meminta petunjuk dari Tuhan tentang apa yang harus dilakukan"..dipraktekin yaaa)

Seberapa sering kita berdoa seperti Daud? Ketika keadaan menekan hidup kita, apakah kita lari dari Tuhan atau kita lari kepada Tuhan?

Mari belajar kepada Daud, kita lari kepada Tuhan memohon petunjuk dari-Nya atas segala permasalahan kita. Tuhan adalah solusi kehidupan Anda, Dia dapat Anda percaya.

Saat masalah menerpa hidup Anda, jangan lari menjauh dari Tuhan namun larilah kepada Tuhan.