08/07/11

membangun masa depan yang cerah

kali ini saya mau share firman Tuhan minggu kemaren, temanya tentang masa depan :D , langsung aja

Yeremia 29:11

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Kisah di Yeremia ini, bisa menjadi teladan buat kita, coba saudara renungkan Yeremia 28, disitu terlihat konfrontasi Yeremia dan Hananya. Inti dari kisah itu adalah Hananya sok2an bernubuat, "Tuhan berkata..bla..bla..bla..", padahal itu cuman bisa2 dia aja, supaya orang2 meninggikan dia, sehingga dia dihargai semua orang. Berbeda dengan Yeremia, dia benar2 mengatakan apa yang Tuhan katakan. Akibatnya Hananya mati karena ulahnya. Trus, apa hubungannya dengan membangun masa depan yang cerah???? ngek ngok... tunggu dulu...


dari situ kalo saudara bener2 merenungkan, maka akan tau maksudnya, yaitu bahwa berkat masa depan berkaitan dengan hubungan YANG BENAR dengan Allah. Yeremia punya hubungan yang benar dengan Allah, itu yang penting. Hubungan kita sama Tuhan juga harus demikian, hubungan yang benar, seringkali tu, orang2 sok2an rohani, bilang kata Tuhan,..bla..bla..bla.. Tuhan ngomong gini,,blablabla,, yang sebenarnya itu cuma bisa2nya kita, supaya dianggap rohani, padahal itu salah..! jangan jadi kayak Hananya, jadilah seperti Yeremia, punya hubungan yang benar di hadapan Tuhan :D

Mazmur 37:37
Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan

nah, berikut ini saya mau ngasih tau point2 penting yaitu, TIGA HAL MEMBANGUN MASA DEPAN YANG CERAH (perlu direnungkan sekaligus dipraktekan terus..).hehehe..cekidot >>

1.Masa depan yang cerah harus direncanakan 


kalo masa depan pengen cerah ya harus direncanakan, maksudnya ya, kita bener2 merencanakan hari depan kita. oke, memang manusia yang berencana tapi Tuhan yang menentukan, tapi kalo rencana kita sejalan sama Tuhan?? keren kan pasti! gini gampangannya, tau si bruce lee kan?? dia salah satu pemain kung fu terbaik, dia punya cita2 bisa menjadi artis kung fu, dan ya dia berhasil! hal yang melatarbelakanginya adalah karena dia punya rencana, dia pengen jadi artis kung fu yang terkenal. Dia punya mimpi, makanya itu jangan takut untuk bermimpi besar,..ga bayar kok :p ingat, orang yang gagal merencanakan sebenarnya sedang merencanakan kegagalan :D yuk, ciptakan mimpi masing2 :D 

hidup hari ini ada karena adanya rencana dan keputusan kita di masa lampau >> masa lampau kita merencanakan >> jadilah hari ini

2.Masa depan harus diperjuangkan

kej 39:1 - 2

39:1 Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ.
39:2 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.


* dari dua ayat diatas dapat diambil pemahaman >> Yusuf itu kan perawakaanya bagus dan elok rupanya, dia masih muda, sedangkan yang lainnya adalah orang2 biasa, sudah terbiasa menjadi budak, tua pula, itulah sebabnya Yusuf lah yang dipilih pegawai istana tersebut..(dimana2 pasti orang milih yang muda, dalam pekerjaan juga, yang muda pasti masih segar, banyak ide, kreatif, aktif dan energik-kayak Yusuf). Yusuf menjadi budak di istana tersebut, tapi ada satu hal yang membedakan Yusuf dari budak2 yang lain.. YUSUF MENGUSAHAKAN YANG TERBAIK (dia berjuang), Yusuf melakukan pekerjaan bukan asal2an, tapi selalu memperjuangkannya dengan maksimal dan berlaku benar di mata Tuhan, itu sebabnya Yusuf menjadi orang yang SELALU BERHASIL (can you imagine that?? always success!!!).. 
Bukan cuman itu, ayat 2 dikatakan, ‘maka tinggalah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.’ see?? awalnya dia tidak tinggal di dalam rumah tuannya, tapi di luar, di kandang mungkin, tempat budak2 kebanyakan.. setelah selalu berjuang dan melakukan yang terbaik, dia pun diijinkan tinggal di rumah tuannya, yaitu istana!! paham??? Bukan cuma berhasil, Yusuf juga diangkat untuk hidup di istana! :D

nah, ayok jadi seperti Yusuf, memperjuangkan masa depan dengan penuh semangat!! :D SEMANGAT!!!! Mumpung masih muda, berkarya yang banyak dan berjuang maksimal..ingat berjuangnya HARUS sama Tuhan!! Semangat!!!

3.Menyiapkan masa depan menyiapkan generasi yang kuat

mazmur 78:2

78:2 Aku mau membuka mulut mengatakan amsal, aku mau mengucapkan teka-teki dari zaman purbakala.


Masa depan kita nantinya akan berguna buat generasi berikutnya. Hal ini lebih berkaitan dengan membagikan masa depan kita dengan orang lain. Hal ini bisa dilakukan dengan share semua hal yang telah kita lakukan untuk membangun masa depan kita. Intinya, kelak jika kita sudah dipanggil Tuhan, apa yang orang2 bisa kenang lewat hidup kita :) jadi, alangkah baiknya kalo kita membangun masa depan untuk generasi2 berikut kita, supaya kelak mereka bisa sama bahkan melebihi kita, yaitu memuliakan nama Tuhan :D


MASA DEPAN ITU >> direncanakan  - dikerjakan - dibagikan


ibrani 12:1-2
12:1 Karena <5105> kita <2249> mempunyai <2192> banyak <5118> saksi <3144>, bagaikan awan <3509> yang mengelilingi <4029> kita <2254>, marilah kita menanggalkan <659> semua <3956> beban <3591> dan <2532> dosa <266> yang begitu merintangi <2139> kita, dan berlomba <5143> dengan <1223> tekun <5281> dalam perlombaan <73> yang diwajibkan <4295> bagi kita <2254>. [ <2532>] 12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju <872> kepada Yesus <2424>, yang memimpin <747> kita dalam <1519> iman <4102>, dan <2532> yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan <5051>, yang dengan mengabaikan <2706> kehinaan <152> tekun <5278> memikul salib <4716> ganti <473> sukacita <5479> yang disediakan <4295> bagi Dia <2523> <0>, yang sekarang duduk <0> <2523> di <1722> sebelah kanan <1188> takhta <2362> Allah <2316>

amsal 23:18
Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.

selamat merenungkan dan menerapkan. Tuhan Yesus memberkati 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar