23/02/11

ITAZURA NA KISS



ITAZURA NA KISS

  • Title: イタズラなKiss
  • Title (romaji): Itazura na Kiss
  • Also known as: Teasing Kiss / Naughty Kiss
  • Format: Renzoku
  • Genre: Romantic comedy, school
  • Episodes: 9
  • Broadcast network: TV Asahi
  • Broadcast period: 1996-Oct-14 to 1996-Dec-16
  • Air time: Monday 20:00
  • Theme song: "Steady" by SPEED 

Dorama pertama yang aku liat waktu SD >.< dan yang paling berkesan…!!!! Suka banget sama film ini!!!!
Dulu waktu jaman SD dimainin setiap sabtu kalo ngga salah sekitar jam 4 di indosiar. Seneng banget bisa liat lagi..nemu link-nya trus download…aseekkk…ngga bosen2 liatnya..Dari cerita sampai pemainnya oke punya… Jadi keinget jaman2 dulu..hahaha..liat dorama jadul jadi terkenang masa kecil… dorama paling berkesan >.<
ayoo..kita kilas balik kisah2 Irie-kun dan Kotoko-chan yang menghiasi masa2 SD…hahaha

ada 9 seri dorama ini, oke mulai..

Ep 01 The Kiss That Changed Their Lives

Irie Naoki siswa SMU Saint Tonan memiliki banyak penggemar, selain pintar,genius, cerdas (masuk kelas A terus :kelas orang2 pandai) doi juga punya tampang yang OKE (ngga nahann >.<) didukung pula dirinya yang cenderung pendiam..aw..makin penasaran.. 180o  dari Irie-kun, ada Kotoko-chan yang bener2 slebor dan jempalitan polahnya ditambah IQ-nya yang mengantarnya ke kelas 3F. 

Waktu itu Naoki yang sedang berjalan tertabrak oleh Kotoko yang sedang grusa-grusu dari arah yang berlawanan, alhasil…bibir keduanya bertemu (kok bisa setepat itu ya??? *hmmm).. aww..Kotoko jelas mati kaku dengan kejadian barusan, beda dengan Naoki yang langsung mengambil sapu tangan dan segera mengelap bibir manisnya. 

Waktu itu Naoki making a speech dan Kotoko yang duduk dibarisan paling depan terpesona dengan segala pesona yang dimiliki Naoki (cuman orang goblok yang ngga terpesona..ahahaha…lebay!). Selain Kotoko ada juga Reiko yang jelas2 suka sama Naoki juga! Ditinjau dari segi otak dan fisik jelas Kotoko kalah TELAKK!! (kasian Kotoko kalo dibandingin Reiko..hahaha).. Kotoko memutuskan untuk menyatakan perasaannya pada Naoki lewat surat, tapi Naoki ngga nggubris sama sekali, ditambah Reiko yang ikut2an ngomel..aahh sebel >.<
Kotoko pulang dari sekolahnya dia berjalan gontai, sambil mengingat kejadian tadi. Dia dikagetkan oleh api dan asap yang mengepul dari dalam rumahnya..kebakaran… di sana bapaknya, Shige, panik melihat rumahnya habis tanpa sisa. Begitu juga Kotoko, menghampiri ayahnya dan menangis bersama. Di sinilah awal kisah cinta mereka dirajut (cceeilllehh).. 

Karena orang tua Naoki itu sahabatan sama bapaknya Kotoko, mereka menolong Kotoko ayahnya untuk tinggal di rumahnya, sebenernya mereka juga punya kedai untuk ditinggali sementara. Tapi karena tidak tega melihat keadaan sahabatnya, Machiko (Ma-chan, ibu Naoki) memaksa mereka untuk tinggal di rumahnya. Awalnya Kotoko tidak tau kalo dia bakalan serumah sama cowok pujaannya. Sampai ketika sepulang sekolah, Kotoko dan ayahnya tiba di rumah keluarga Irie. Betapa kagetnya Kotoko waktu melihat Naoki datang!!! APA??!!! SERUMAH DENGAN GEBETAN?!! AW..AW..AW…

Tetap saja, walaupun serumah Naoki tetap bersikap dingin terhadap Kotoko. “Irie-kun” begitulah Kotoko memanggil Naoki dan “Baka” (:idiot-bodoh) adalah kata2 yang sering diucapkan Irie-kun buat Kotoko.
Beda dengan Irie-kun, ibunya begitu senang dengan kehadiran Kotoko yang ceria (heboh sih tepatnya) dia memperlakukan Kotoko seperti anaknya sendiri. Ngga heran dia mendandani Irie-kun pake baju cewek gara2 pengen punya anak cewek!! Nah, saat itu ibu Naoki menunjukan foto2 masa kecil Irie-kun yang hampir semua berpakaian cewek! Dasar si Kotoko, dia langsung meminta salah satu foto itu untuk mengancam Naoki..hahahaha!!!

Di sekolah, Kotoko menemui Naoki dan menunjukan foto tersebut, jelas aja Naoki kaget dari mana Kotoko dapet foto itu. Kotoko mengajukan permintaan pada Naoki untuk mengajarinya mempersiapkan test beberapa hari ke depan. Dengan berat hati pastinya, Irie-kun menyanggupinya karena dia tidak mau fotonya tersebar di sekolah. Malam harinya mereka belajar di kamar Kotoko. Singkat cerita hari pengumuman tiba, lucunya Irie-kun sama sekali ngga merhatiin hasil testnya dia malah melihat ke bagian akhir, barang kali Kotoko berhasil masuk ke dalam top 100 tapi ternyata tidak. Sama halnya dengan Irie-kun, Kotoko malah ngga nggubris hasil testnya dan dia seneng banget ketika tau kalo Irie-kun’nya tetep bertengger di peringkat 1. Kotoko ngga kecewa sama sekali kalo dirinya ngga berhasil menepati janjinya untuk masuk top 100 asalkan Irie-kun tetap nomor satu. Tapi sebenernya, Kotoko itu masuk peringkat. Cuman gara2 dia anak kelas F jadi ngga dimasukin!! ngga adil..herg!!

Oya..kan ada tu papan mading..nah,,Kotoko-Irie dikagetkan dengan foto mereka berdua yang saat itu sedang belajar bersama..akibatnya GEGER SEMUA SATU SEKOLAH!!! (entah sapa oknum yang kurang kerjaan itu) Reiko juga demikian dia meminta penjelasan dari Naoki.

Ep 02 The Last Race of Love and Tears

Oke, episode 2 ini menceritakan usaha Kotoko dalam lomba lari marathon.
Kotoko begitu ingin Naoki ikut dalam lomba marathon itu makanya dia mau bertaruh pada Naoki. Apesnya Naoki setuju dengan taruha itu, dia minta kalo sampai dia menang Kotoko harus pergi dari rumahnya. Bukan Kotoko namanya kalo cepat menyerah, asalkan bisa melihat Naoki dia rela latian begitu giat. Dari ayahnya sampai ayahnya Naoki ikut membantunya latihan kecuali Naoki dan Yuki (Yuki: adiknya Naoki, bocah ini nyebelin banget, kalo ngomong pasti nancep!! hahaha)

Kenyataan bahwa Kotoko dan Irie-kun tinggal serumah telah diketaui temen2 3F yang waktu itu nguntit Kotoko pulang.
Lanjut…hari lomba itu tiba dan Kotoko begitu gembira. Sedangkan Reiko berkali-kali menanyakan pada Naoki kenapa dia mau mengikuti lomba yang jelas2 membuang waktu ini (menurut dia). Lomba dimulai… Giliran Kotoko lari, awalnya begitu giat berlari tapi ditengah-tengah kakinya tiba2 nyeri (akibat nyelametin Yuki itu..) semakin sakit dan sakit sampai membuatnya terseok-seok jalannya (jalan?? iya! ngga lari lagi soalnya :p)

Lama Kotoko muncul dari riuh penonton, ayah dan keluarga Naoki lengkap menonton aksinya. Waktu itu ayahnya menyusul Kotoko sambil memberi semangat dan hal itu berhasil. Kotoko berhasil menuju pelari selanjutnya. Parahnya dia ngasih pitanya ngga ke Kin-chan (cowok 3F yang naksir abis sama Kotoko) tapi ke Naoki.. “Baka” itu yang muncul dari bibir Irie-kun ketika melihat Kotoko menyerahkan pita itu padanya.
Kelas 3F kalah dalam lomba itu sedangkan 3A menang karena Naoki dan itu tandanya Kotoko harus pergi. Sepulang sekolah mereka pulang bersama (dengan jarak 2 meter pastinya :p) tapi tiba2 Kotoko pingsan dia begitu capek dan Naoki menggendongnya!!!! aww….mauuu!! hahahahha…  tapi pas itu, siku tangan Naoki kepentok jalan jadi luka deh..tapi tetep aja dia nolong Kotoko..hal itu diketahui Reiko yang ngikutin dari belakang..

Walaupun Naoki menang dari taruhan, tapi karena Kotoko meminta ijin dan berjanji untuk melakukan yang baik makanya dia tidak jadi pergi (sebenarnya Irie-kun juga ngga bilang ‘iya’ pas Kotoko memohon :p )

Ep 03 Their First Night Together

Nah kalo episode ini, ceritanya secara ngga langsung mereka melewati hari bersama, bareng Yuki. Karena pas itu Yuki sama Naoki lagi asyik main bola trus Kotoko yang telat janjian ngliat mereka main bareng jadi ikutan liat kakak-beradik itu. Kotoko senyum2 sendiri ngliat Irie-kun..hahaha..koplak banget dia mainnya! Dan lagi-lagi Reiko mengetahui hal itu >.<

Bola Yuki ditangkap Kotoko tapi ketika Kotoko mau nglempar balik bolanya kelempar terlampau jauuhhh… Munculnya rencana licik Reiko, dia mengambil bola itu sengaja untuk mengerjai Kotoko. Benar saja! Dia berhasil, Kotoko mencari bola itu di taman sampai malam hari karena dia takut Yuki marah sama dia. Malam itu bola belum berhasil ditemukan malahan dia ditangkap satpam setempat. Malam berikutnya Kotoko mencari bola itu di tempat yang sama dan kepergok satpam lagi tapi kemudian Naoki datang menyelamatkan Kotoko dari satpam itu dan melanjutkan pencarian.

Kotoko mencari lagi dan dipanggilnya Naoki, bola itu ketemu! yeyy!! tapi sobek :p Kotoko udah bingung mau ngapain lagi, akhirnya sepulang sekolah dia beli bola yang sama. Naoki ternyata tau kalo itu semua ulah Reiko..sukurin!!!

Pas pulang, ibu Naoki ternyata juga beli bola, tapi coraknya beda… Kotoko dengan ragu2 menggantungkan bola itu di pintu kamar Yuki, berharap Yuki mau menerima bola itu dan memaafkannya. Untungnya Yuki mau menerima bola itu.

Hari berikutnya, Kotoko-chan dan Irie-kun terpaksa tinggal berdua di rumah..ahahaha… kedua ayah mereka ikut reuni sedangkan ibunya dan Yuki harus ketempat neneknya yang katanya pingsan. Kejadian konyol terus terjadi, Kotoko memutuskan untuk memasak makan malam. Di siapkannya bahan dan dibacanya resep itu, alhasil semua berantakan. Irie-kun yang tau hal itu langsung turun tangan, dengan membaca singkat resep dia langsung tau dan benar saja makan malam akhirnya di buat oleh Irie-kun. Kotoko yang udah terpesona tambah terpesona (aku juga kok..hahaha…jadi ngga heran :p)....udah pinter akademis, olah raga, ganteng, pinter masak pula!!

Ep 04 Kiss Without Feelings 

Di episode ini Naoki nyium Kotoko dan dicium Reiko. Reiko mengajak kencan Naoki di sebuah kafe, Kotoko yang tau hal itu memutuskan untuk menyamar dan membuntuti mereka..ternyata bukan cuman dia yang membuntuti, ada Watanabe juga (second-place setelah Naoki dan dia itu naksir sama Reiko).
Waktu itu tiba2 Reiko menyodorkan bibirnya dan mencium Naoki, jelas saja Kotoko dan Watanabe kaget dan penyamaran mereka diketahui..Melihat Reiko mencium Naoki (dan Naoki ngga nolak) Kotoko lari pulang sambil nangis..hatinya sakit melihat cowok yang dicintainya dicium cewek lain..Aooww..dan berita serta foto segera beredar di mading sekolah…

Malam harinya, ketika makan bersama terjadilah perdebatan antara Naoki-ibunya dan ayah Kotoko. Perdebatan itu semakin keruh ketika ayah Naoki mengetahuinya dan menanyakan hal itu pada Naoki. Akibatnya karena meresa penat Naoki keluar rumah untuk melepas penat. Kotoko langsung meyusulnya dan mereka debat lagi, waktu itu Kotoko bilang kalo dia akan membenci Irie-kun karena Naoki terkesan meremehkan orang tuanya dan juga ayah Kotoko. Selesai ngomong begitu, tiba2 sebuah ciuman mendarat di bibir Kotoko, begitu dingin tanpa rasa ..hloohh??? hahahaha…. setelah dengan seenaknya mencium Naoki menantang Kotoko untuk membencinya. Jelas aja Kotoko terdiam kaku. 

Kehidupan ternyata kurang bersahabat dengan Yuki, Karena stress dengan keadaan dan pikirannya yang terlalu cepat dewasa tanpa disadari kepalanya botak…hahahahaha…lucuuu…
Sedangkan setelah kejadian itu, ketika sarapan tiba2 Naoki membuka pembicaraan dia bilang kalo dia ingin pindah (keluar dari rumah itu).

Ep 05 Cold and Hot Kiss

Kali ini di episode ke-5 giliran Kotoko yang nyium Naoki..hahahaha…!!!
Episode ini menceritakan Naoki yang semakin membingungkan…dia bingung dengan perasaan dan cita2nya sampai2 menelantarkan Yuki-kun.. Semakin hari Yuki semakin parah sakitnya dia, depresi dan hanya diam di tempat tidur. Kotoko tidak bisa diam saja melihat hal itu, muncul ide yang cukup brilliant dari otaknya. Dia mengunjungi semua teman Yuki-kun dan meminta tanda tangan serta ucapan dari mereka buat Yuki-kun di selembar kertas. Larut malam dia pulang kemudian diselipkannya kertas tadi di pintu kamar Yuki-kun. 

Kotoko berhasil, Yuki bisa tersenyum kembali. Tapi masalah lain muncul. Ketika makan malam (tanpa Naoki) ibunya begitu antusias membicarakan hubungan Kotoko dan Naoki, ibunya sangat ingin menjodohkan mereka berdua sampai2 mengijinkan Irie-kun untuk pindah dengan begitu Kotoko tetap bisa mengunjungi Irie-kun dan mengirimkan bekal untuknya…--“) hahaha

Naoki yang mendengar hal itu merasa kesal dan marah2 lalu cabut pergi, tapi sebelum sempat keluar, tiba2 PPLLAKKK!!! Kotoko menamparnya… Naoki hanya diam dan melanjutkan untuk pergi. Kotoko menyusulnya, dia ingin tau apa yang dirasakan Naoki sebenarnya sampai dia terlihat begitu membingungkan akhir2 ini. Setelah mendengar pernyataan Naoki yang menyakitkan, Kotoko tetap tersenyum paling tidak Naoki jujur terhadap perasaannya, begitu yang dipikirkannya. Lalu, Kotoko mencium Naoki kali ini beda, lebih lembut dan pastinya penuh perasaan (hahaha…sok tau!!!).. Kotoko pergi, dia kembali ke rumah setelah itu mengemasi barang dan pergi dari rumah keluarga Irie bersama ayahnya, karena merasa kehadiran mereka membuat keluarga Irie banyak masalah.

Ep 06 Never Going to Leave You Again

Rumah keluarga Irie sepi tanpa kehadiran Kotoko,.Kotoko dan ayahnya tinggal di kedai. Yuki mendapatkan kamarnya kembali dan ketika sedang beres2, Yuki menemukan kertas ujian Kotoko, Irie-kun jadi teringat kebersamaannya dengan Kotoko termasuk malam sebelum Kotoko pergi malam di mana Kotoko menciumnya.

Pagi hari di sekolah begitu heboh tentang apa yang akan dilakukan para siswa setelah lulus nanti. Kotoko begitu penasaran di mana Naoki akan kuliah. Saat itu hampir semua siswa sudah mengetahui keinginan/cita2 mereka (ngga untuk Kotoko dan Reiko yang akan pergi ke mana Naoki pergi) kecuali Naoki yang masih bingung.

Bukan Kotoko kalo tinggal diam, dia memutuskan membantu Naoki dengan cara menanyai semua siswa kelas 3 tentang apa cita2 mereka. Dia mengemasnya dalam sebuah buku dan memberikannya pada Naoki.
Di waktu yang sama, Yuki pergi menemui Kotoko di sekolahnya. Dia meminta tolong Kotoko untuk menemaninya ke kebun binatang besok pagi, karena semua orang tidak bisa menemaninya. Kotoko begitu antusias dengan ajakan Yuki, dia menyiapkan bekalnya dan segera menuju ke kebun binatang. Betapa keget sekaligus senang, ketika yang datang ternyata Irie-kun..ternyata Yuki sengaja mempertemukan mereka :p baik juga tu anak!! Tanpa disadari sebenarnya, mereka itu semakin mesra aja :p

Ep 07 The Fated Christmas Night
Di episode ini Reiko mengundang Naoki untuk datang ke pesta Natal di rumahnya. Kotoko dengan giat belajar membuat syal untuk Naoki. Dia ingin memberikan hadiah natal untuk Naoki, saking penginnya sampai2 di kelas pun dia melanjutkan membuat syal. Malam hari ketika tengah merajut syal tiba2 dia tertidur, ayah Kotoko melihatnya dan merasa kasihan maka diam2 dia melanjutkan rajutan Kotoko. Ketika terbangun Kotoko kaget ternyata tinggal sedikit lagi rajutannya selesai, bagus juga tidur pun dia bisa merajut, begitu pikirnya…bodoh!!! hahahaha

Malam natal tiba, Naoki ada di rumah Reiko sedangkan Kotoko ada di rumah untuk menunggu Naoki dan yang lainnya ada di kedai ayah Kotoko. Sampai larut malam dia menunggu Naoki pulang dan ingin memberikan syal itu. Berkali-kali perutnya bunyi tapi akhirnya dia ngga tahan lagi dan memutuskan untuk makan. Dengan rakusnya dilahapnya hidangan natal yang telah disiapkan ibu Naoki. Karena sebal dia mengambil syal rajutnya dan merusaknya semakin parah ketika terkena saus..aahhh…sayang..

Akhirnya Naoki datang, membawa bungkusan. Kotoko sempat GR ketika dia mengira bungkusan itu untuknya tapi setelah dibuka ternyata sebuah sweater pria dari Reiko. Dia pun menyembunyikan syalnya dan tidak jadi memberikannya. Kotoko nangis lagi, natal kali ini dia tidak bahagia. Ditambah lagi ketika dia menemukan kartu ucapan dari Reiko (tadi terjatuh pas Kotoko melihat sweater) di situ tertulis, kurang lebih artinya: terima kasih telah menerima perasaanku.. setelah membacanya..brekkk..Kotoko pingsan.

Ep 08 Bring Me to Tokyo University

Naoki telah memutuskan untuk mendaftar di jurusan ekonomi di universitas Tokyo. Semua keluarga bahagia akhirnya Naoki memutuskan masa depannya. Kotoko ribet mencari jimat untuk Naoki berbagai jenis jimat dibelinya untuk Naoki. 

Sehari sebelum ujian, Naoki ingin istirahat dengan tenang begitu pintanya pada Kotoko. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, Kotoko malah bikin heboh.. dari mulai gonggongan anjing sampai bunyi sirine ambulans membuatnya berlari keluar kamar. Justru dialah yang membuat brisik. Sampai saat ayahnya pulang, dia harus turun lagi..Naoki jelas terganggu dengan hal itu, bukannya tidur nyenyak malah terganggu dengan tindakan konyol Kotoko.

Pagi harinya adalah hari ujian masuk universitas Tokyo. Kotoko mengantar Naoki dengan penuh semangat. Di tengah perjalanan Kotoko mengerang karena perutnya sakit, sebenarnya Naoki sudah menanyainya tapi Kotoko menutupi hal itu dia tidak ingin membuat Naoki kuatir. Akhirnya sampai di gerbang universitas Tokyo, dengan hebohnya Kotoko menyemangati Naoki sampai2 semua orang menengok pada Naoki. Tapi kemudian suara itu tiba2 hilang, Kotoko pingsan dia tidak kuat lagi dengan sakit perutnya. Orang2 mengerubunginya termasuk Naoki yang tiba2 datang dan menolongnya.

Naoki menggendong Kotoko ke rumah sakit terdekat. Kotoko sempat tersadar di gendongan Irie-kun dan menyuruhnya untuk kembali mengikuti ujian yang sebenta lagi akan mulai. Akhirnya Naoki tetap mengantar Kotoko ke rumah sakit dan segera mengabari rumah bahwa Kotoko sedang sakit.
Ketika keluarga Irie dan ayah Kotoko datang, Kotoko sedang terbaring kemudian tersadar. Untungnya kejang usus Kotoko telah membaik. Mereka berpikir Naoki sedang mengikuti ujian karena saat itu Naoki tidak ada di tempat. Tapi kemudian pemikiran mereka terbantahnya ketika Naoki tiba2 masuk, ternyata dia keluar untuk membeli minum dan telah skip dari ujiannya..skip ujian demi menolong Kotoko?? APA???? ahahahhaa… Kotoko merasa bersalah akan hal itu…dan berkali-kali minta maaf..bersambung..hahaha

Ep 09 Goodbye Kiss

Episode terakhir..jeng..jeng…
Setelah skip dari ujiannya, Naoki memutuskan untuk menjadi seorang dokter dan universitas yang dituju adalah milik keluarga Reiko, otomatis Reiko juga apply ke sana dan mereka berdua diterima. Sedangkan Kotoko memutuskan untuk menjadi seorang perawat, alasannya sih biar sama profesi bareng Naoki sekalipun jadi perawat.

Kotoko harus belajar lagi untuk mendaftar di sekolah perawat, di Akita. Usahanya ngga sia2 ketika ibu Naoki memberi tahunya dia mendapat telepon aneh dari Akita, yang sebenarnya itu pemberitahuan kalo Kotoko diterima di Akita. “Ommedeto” begitu ucap semua anggota kelurga termasuk Naoki ketika tahu Kotoko diterima.

Keadaan memaksa Kotoko untuk pergi ke Akita menuntut ilmu sebagai seorang perawat dan tidak bertemu dengan Naoki. Na..dibagian sini lumayan terharu aku..hehehe.. waktu itu Kotoko meminta Naoki untuk memberinya seulas senyum..Kotoko begitu mengaharapkannya tapi Naoki enggan memberikannya..
2 tahun kemudian….

Kotoko mendapat tugas di rumah sakit tempat Naoki praktek (masih koas mungkin, kan baru 2 tahun) betapa buruknya pertemuan mereka….hadoohh….masa mereka ketemunya ya…pas Kotoko bawa nampan yang isinya gelas2 yang ada urine’nya trus nabrak Naoki..nahh..jas Naoki kena urin >.< yyuuuckkk!!! Mereka berdua pun kaget, “Irie”..hahaha…
Kotoko berkunjung lagi ke rumah Keluarga Irie, ternyata 2 tahun ngga mengubah Kotoko yang tetap slebor..hahaha…

Ngga lama lagi Kotoko harus balik lagi ke Akita, tapi masih belum ada kejelasan hubungan di antara mereka. Sampai ketika Kotoko berpamitan dan keluar rumah, Naoki belum berbuat apa2…Ibu Naoki membujuknya untuk melakukan hal yang sejak dulu harus dilakukannya, berkali-kali dia mencoba meyakinkan Naoki tentang Kotoko. Naoki malah masuk ke kamar..hayahhh…tapi di kamar dia berpikir keras..lamat2 di dengarnya suara Kotoko yang memanggilnya dengan Irie-kun… akhirnya tubuhnya bergerak, dia melangkahkan kaki untuk mengejar Kotoko..

Naoki lari mengejar Kotoko, langkahnya terhenti oleh kereta yang sedang lewat pikirnya Kotoko telah pergi dan dia terlambat untuk mengejarnya. Tapi ketika barisan kereta itu habis, ada sesosok orang di seberang, ternyata itu Kotoko…Irie-kun langsung berlari menuju Kotoko dan dipeluknya gadis itu..sebuah ciuman menjadi pelengkap awal kesatuan hubungan mereka..aww…mupeng..hahahahaha….. >.< Naoki meminta Kotoko agar jangan pergi lagi dan tanpa sepengetahuan mereka ibunya dan Yuki-kun membuntuti mereka dan melihat apa yang mereka lakukan…hahahaha..selesai…happy ending :D

silahkan di download: 
Ep 09: Goodbye Kiss

HHEHEHE….sampai ketemu di cuap2 selanjutnya..hahahahha…dan terima kasih udah mau membaca :)
jangan lupa download juga...hehehe..... dan itadakimasu (mari makan :p)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar