31/01/11

The Edge of Love


Dibintangi Keira Knightly (Vera Phillips), Sienna Miller (Caitlin Thomas), Cillian Murphy (William Killick), dan Matthew Rhys (Dylan Thomas). Film ini mengangkat setting London tahun 1940, ketika perang melawan Jerman. Bukan seperti drama kebanyakan, teen-flick, film ini lebih kuat dan berisi. Meskipun banyak pemain yang terlibat, tapi inti cerita berpusat pada keempat tokoh tersebut. Vera Phillips, gadis cantik yang menyanyi di dalam barak pengungsian, karena saat itu London sedang genting jadi semua penduduk tinggal di barak tersebut. Di bar barak tersebut Vera bertemu lagi dengan Dylan, teman masa kecilnya, yang juga seorang penyair, dan dulu mereka saling mencintai. Datanglah seorang gadis lain, Caitlin, dia adalah istri Dylan yang nantinya akan menjadi sahabat Vera. Dylan seorang pria yang hanya bisa bersair tanpa menghasilkan apa2, di sini saya benar2 merasa sebal dengannya (dan itu berarti dia berhasil membawakan perannya). Vera yang mengetahui bahwa Dylan sudah memiliki istri, bahkan anak pun kaget, soalnya Vera masih memendam sedikit cinta pada Dylan.
William Killick, seorang kapten perang, terpesona melihat Vera menyanyi di barak tersebut. Dia memutuskan untuk mendekati Vera. Dan kenyataannya berhasil, sebelum William dikirim untuk perang, mereka menikah. Karena William ini benar2 mencintainya. Sebenarnya, Vera sendiri masih ragu pada perasaaannya terhadap William, itu terlihat ketika William memintanya untuk mengatakan 'I Love You', namun Vera akan mengatakannya ketika William kembali dari tugasnya. Konflik tidak pernah berhenti, Dylan yang terus saja mencoba merayu Vera walaupun dia sudah memiliki Caitlin, dan itu membuat saya konyol!!! FYI, Dylan is a SUCK man!!! bukan hanya Vera dia juga merayu dan bercinta dengan gadis lain. Dan itu cukup membuat Caitlin sakit hati dan terus curiga pada Vera, meskipun Caitlin sendiri juga bersama dengan pria lain. Beberapa bulan setelah William pergi, Vera melahirkan anak pertamanya, Rowatt. Beberapa kali Vera megirimkan surat dan meminta William pulang, namu tak ada jawaban darinya.
Suatu hari Dylan melakukan serangan lagi, dia merayu Vera. Vera yang saat itu membutuhkan kasih sayang suami pun jatuh dalam rayuannya. Mereka bercinta dan hal itu tidak diketahui siapapun. Berapa waktu kemudian Vera menerima surat yang memberitahunya bahwa William akan pulang. Hari kepulangan William tiba, tapi tidak ada peluk sambutan bahagia atau apapun. Justru ketegangan lah yang ada. William mengira anak yang digendong Vera bukanlah anaknya, tapi anak Dylan. William tidak bisa berhenti cemburu terhadap Dylan. Kemarahan memuncak ketika William mengetahui bahwa Vera menghabiskan semua uang kirimannya untuk membiayai Dylan. William mencari Dylan di bar, dan dia menemukannya. Sebelum sempat bicara pada Dylan, seorang nenek tua menyulut api pembicaraan tentang perang, amarah muncul dan nenek tua itu ditamparnya. Karena membuat onar, maka William dibawa pulang.
Sesampainya di rumah, dia mengambil senapan dan ketika Vera menghalanginya, dia menyingkirkannya dengan kasar hingga Vera terjatuh. Kemana perginya William..? Tentu saja ke rumah Dylan untuk menghabisinya. Peluru mendarat di rumah Dylan dan menembus asbes tersebut, waktu itu di rumah Dylan sedang berkumpul banyak rekan termasuk nenek tua yang ditampar tadi. Disitu terjadi debat lagi, hingga akhirnya Vera berhasil membawa pulang William. Pagi harinya William dipanggil ke pengadilan karena ulahnya semalam. Tuduhan memberatkan William karena ditemukan banyak peluru di rumah Dylan. Ketika break Vera menghampiri Dylan, dia memohon agar Dylan membantunya karena hanya Dylan yang bisa membebaskan tuduhan William.

Ternyata Dylan tidak mau membela William, dia malah semakin memberatkan William. Saat istirahat sidang kedua, Vera kembali mendatangi Dylan kali ini dia tidak memohon tapi mengancam, karena jika Dylan terus saja memberatkan William dan akhirnya dia di penjara, Dylan harus meninggalkan Caitlin juga dan Vera tidak akan memaafkannya. Hal itu berhasil, William dinyatakan bebas dari tuntutan, dia bebas dan kembali hidup bersama Vera. Sedangkan Caitlin dan Dylan tetap bersama dan mereka pergi meniggalkan Wales dan juga Vera-William..that's it

Tidak ada komentar:

Posting Komentar