08/09/10

Chocolat - 2000


Well, one sentence for this movie, ‘chocolat unites love’. Film ini menceritakan bagaimana cokelat menjadi sebuah kontroversi di sebuah kota dan kekuatan cokelat menyatukan cinta. Sebuah desa kecil di kota Prancis yang senang akan ketenangan, tranquility, adalah sebuah kota yang dipimpin oleh walikota , Comte de Reynaud (Alfred Moline), pemerintahannya mutlak. Keadaan desa itu berjalan sesuai keinginan sang walikota, sampai akhirnya datanglah Vianne (Juliette Binoche) dan Anouk Rocher (Victory Thivisol),anak perempuannya datang ke kota itu.

Vianne adalah ahli pembuat coklat, dia datang ke desa tersebut dan membawa perubahan. Awalnya semua orang mencibirnya, yap! Itu semua karena si walikota itu. Comte de Reynaud adalah seorang Katolik yang sangat menjunjung tinggi kekudusan, tetapi over. Sedangkan Vianne adalah seorang yan atheis, dua pribadi yang sangat kontras, begitu mencolok. Namun, keduanya bisa ‘blend’ dalam perannya. Film ini unik, menurut saya, coklat, makanan yang sangat digemari banyak orang ternyata bisa memiliki kisahnya sendiri. Saya suka dengan peran Vianne, dia adalah seorang ibu yang bisa dibilang, tegar. Dia bersama anaknya, Anouk berjuang di tengah cibiran warga sekitar karena kedatangan mereka yang sangat controversial. Vianne menyentuh hati para orang dengan coklat buatannya, hingga ketika coklat tersebut dimakan, maka hati orang tersebut akan lumer seketika selumer coklat tersebut.
Kedatangan Roux (Johnny Depp) menciptakan kontroversi yang kedua, walikota melarang semua warga untuk bergaul dengannya dan kelompoknya. Beda dengan Vianne, dia menyambutnya ramah (lagi-lagi diwali dengan coklat), hingga tumbuhlah chemistry di antara keduanya. Roux adalah seorang pengembara, benar saja, dia meninggalkan Vianne untuk sementara waktu.

Comte de Reynaud akhirnya menjilat ludahnya sendiri, di suatu malam ketika dia hendak menghancurkan coklat buatan Vianne dan temannya, tak sengaja, potongan kecil coklat menempel di bibirnya dan dia pun tergoda untuk menjilatnya…dan akhirnya semakin banyak coklat yang masuk ke mulutnya. Hingga pagi hari dia tertidur di situ dan Vianne menemukannya bersama dengan Pere Henri (seorang pastur muda yang khotbahnya selalu disetir oleh Reunaud).
Akhir cerita, desa tersebut terbebas dari segala keotoritasan Reynaud. Roux pun kembali menemui Vianne dan desa kecil itu pun hidup dengan damai. It’s all because of CHOCOLAT.

2 komentar:

  1. blog keren sis, mapir juga ya ke blogku,, www.arieqolbi.wordpress.com

    BalasHapus