04/08/10

A Cinderella Story - 2004


Film remaja terbitan Warner Bros ini adalah film favorit saya. Berkali-kali menonton pun tidak pernah bosan. Hmm…sebenarnya film ini sederhana tapi entah kenapa saya begitu gandrung dengan film ini, mungkin karena dikemas dengan sangat apik dan rapi mulai dari pemain, soundtrack sampai dialogue..that’s why simple is best. ^^ A Cinderella Story adalah film yang mengadaptasi dongeng favorit anak-anak khususnya cewek, yaitu Cinderella. Menurut saya, film ini yang paling bagus dari jenis film Cinderella yang lain. Must-see teen movie pokonya!!

Film ini dibintangi oleh Hilary Duff sebagai Sam Montgomery dan si prince charming Chad Michael Murray sebagai Austin Ames. Keduanya adalah siswa dari SMA di San Fernando Valley yang kenal melalui cyber space..kind of chatting,,

Dengan modifikasi di beberapa bagian dari dongeng aslinya, yaitu mengganti sepatu kaca dengan sebuah ponsel membuat film ini semakin unik. Sam yang saat itu sedang mendengar dongeng dari sang ayah tiba-tiba merasakan getaran yang aneh, yaitu gempa. Di saat itulah ia berpisah dengan ayahnya yang juga sahabat terbaiknya, Restaurant milik ayahnya pun jatuh ke tangan ibu tirinya. Sam hidup bersama dengan ibu tiri dan dua saudara tirinya yang sangat menyebalkan, tapi untungnya ada Carter sahabat karib Sam yang setia menemaninya dan juga orang-orang di restaurant nya. Sam dan Austin mengawali hubungan mereka di cyber space dan Sam mengaku sebagai Princeton girl 818 sedang Austin Ames sebagai Nomad. Hubungan mereka bertahan cukup baik hingga akhirnya salah satu saudara tiri Sam menemukan chat history nya dan menyerahkannya ke Shelby Chummings, mantan pacar Austin.

Suatu ketika saat prom night hamper tiba, Nomad berkata bahwa dia akan menemuainya di tengah lantai dansa dan bertemulah mereka. Sebelumnya Carter telah mengeset alarm di hape Sam yang dia letakkan di sepatunya,Sampai ketika Sam dan Austin berdansa dan hamper berciuman, alarm pun berhenti, pergilah Sam dengan meninggalkan Austin yang penuh tanda tanya. Mengetahui hal itu, maka panaslah hati Shelby dan ia berniat membuka segala rahasia Sam.

Shelby membongkar semua rahasia Sam ketika saat itu diadakan drama dari cheerleader. Lewat drama itulah, Shelby membuat scenario yang mencerminkan kisah Sam dan Austin. Ketika Shelby memanggil Sam, dengan keras, itulah saat Austin mengetahui bahwa Sam adalah Princeton girl, semua mata tertuju pada Sam, mereka semua meneriakan “dinner girl…dinner girl”, air mata itu pun jatuh.

Setelah kejadian itu, Austin seakan menghilang, tap seberanya dia tidak bisa berhenti memikirkan Sam. Sampai di hari pertandingn football dimulai, Sam mendatangi Austin di ruang pemain, di sana dia mengungkapkan segala kekecewaannya. Ketika pertandingan berlangsung Austin melihat Sam duduk di bangku penonton ditemani Carter, sedangkan Shelby yang saat itu menjadi cheerleader sibuk meneriaki nama Austin. Di tengah permainan, Austin teringat akan perkataan Sam tadi, kata-kata yang begitu dalam dan membuka pikirannya. Akhirnya Austin memutuskan untuk mengejar Sam yang saat itu akan bernjak keluar karena tidak tahan dengan semua suara yang meneriakkan nama Austin. Finally, mereka pun kissing under the rain (heheh…). Sam sangat bahagia karena dia tidak hanya mendapatkan pangerannya tapi juga ia menemukan surat warisan dari ayahnya di buku dongengnya, yang menyatakan bahwa segala harta, rumah dan juga restaurant jatuh pada Sam. Hal itu semakin sempurna ketika mereka berdua sama-sama kuliah di Princeton. What a happily ever after :))))))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar